Akhir Sebuah Cerita

Hari ini adalah hari dimana kamu menutup goresan penamu diatas kertas putih. Hari dimana kamu telah mengakhiri letih perjuanganmu. Hari dimana kamu telah meninggalkanku bersama dengan kenangan indah yang telah kita rajut bersama. Kenangan dimana di dalamnya ada sedih, kecewa, tertawa. Namun kini, semua itu tak akan mungkin bisa kita rasakan bersama.

Senang bisa melewati semua momen kenangan itu bersamamu. Walau musim terus berganti. Tidak akan pernah aku lupa indah kenangan kita bersama. Hingga padam lilin di pertengahan malam. Kenangan itu akan akan selamanya abadi dalam sudut relung yang terdalam.

Aku hanya bisa merangkai potongan-potongan doa dan ku persembahkan kepada Tuhan. Agar dia berkenan untuk menyuruh para malaikatnya menjagamu disana. Dan menyampaikan pesanku kepadamu bahwa cintaku padamu akan abadi dan selamanya akan selalu menjadi bagian dari hidupku

Advertisements

Posted on 16/05/2012, in Sebuah Cerita and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. termakasih infonya, sangat bermanfaat , Adriana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: