Monumen Simpang Lima Gumul

Monumen Simpang Lima Gumul adalah sebuah landmark baru dari kabupaten Kediri. Monumen yang terletak Desa Tugurejo, Kecamatan, Gampengrejo, Kabupaten, Kediri, Jawa Timur ini sebenarnya tidak berada di tengah-tengah kota tetapi justru monumen ini berada jauh dari kota Kediri. Namun eksistensinya tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Kediri.
Monumen Simpang Lima Gumul ini adalah sebuah proyek prestisius karena memang pembangunan monumen ditujukan sebagai pusat dari sebuah kawasan integral yang dilengkapi dengan beberapa fasilitas lainnya, dimana pembangunannya terus berjalan hingga saat ini. Sekarang ini, fasilitas yang sudah ada adalah sub-terminal Gumul, wisata air bernama Paradise Island, Bank Daerah, serta pasar temporer Sabtu Minggu (Tugu). Dalam waktu dekat, menyusul beberapa fasilitas lain seperti mal dan rumah sakit. Dengan segala perencanaannya diharapkan ke depan Monumen Simpang Lima Gumul ini akan menjadi Pusat Perdagangan yang sekaligus menjadi pusat rekreasi serta akan menjadi sebuah “ New City”  bagi Kabupaten Kediri.
Bangunan Monumen Simpang Lima Gumul yang merupakan titik pertemuan dari lima jalur yang menghubungkan beberapa wilayah sekitar Kediri, yaitu Malang dan Plosoklaten dari arah timur, Kota Kediri dari arah barat, Blitar dari arah selatan serta Jombang dari arah utara. Jika diperhatikan bangunan tersebut, mau tidak mau pikiran kita akan melayang ke negara Perancis, tepatnya dikota Paris. Dimana disana terdapat sebuah bangunan yang bernama Arc de triomphe de l’Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe. Entah ini sebuah kebetulan atau memang pembangunan Monumen Simpang Lima Gumul ini terinspirasi dari Arc de triomphe de l’Étoile….?????
Selain relief pada dinding dan beberapa arca yang diletakkan di beberapa sudut bangunan. Monumen Simpang Lima Gumul ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas dan ornament-ornamen sebagai pemanis. Seperti ruang untuk pertemuan di di gedung utama dan hall auditorium di lantai atas yang beratapkan mirip kubah (dome), ruang serba guna di “basemen”, diorama di lantai atas, minimarket yang jual souvenir di lantai bawah. Selain itu itu bangunan ini memiliki tiga akses jalan bawah tanah menuju monumen yang terhubung ke basemen dari tempat parkir.
Dan akhirnya, dengan segala kontroversi yang mengiringinya hingga saat ini. Semoga tujuan awal dari pembangunan Monumen Simpang Lima Gumul ini dapat terealisasikan yaitu sebagai “The New City”

Advertisements

Posted on 13/03/2012, in Destinasi and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: