Candi Surowono

Candi Surowono terletak di Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Pare, terletak 28 kilometer sebelah timur laut dari Kota Kediri, atau 120 kilometer barat daya Kota Surabaya. Pare berada pada jalur Kediri – Malang dan jalur Jombang – Kediri serta Jombang – Blitar.

Candi yang nama sesungguhnya adalah Wishnubhawanapura ini diperkirakan dibangun pada abad 14 untuk memuliakan Bhre Wengker, seorang raja dari Kerajaan Wengker yang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Raja Wengker ini mangkat pada tahun 1388 M.

Candi ini berdenah bujur sangkar menghadap ke barat berukuran 7,8 x 7,8 m dengan tinggi 4,72 meter. Bagian pondasinya terbuat dari bata sedalam 30 cm dari permukaan tanah. Candi yang seluruhnya dibangun menggunakan batu andesit ini merupakan candi Syiwa. Saat ini seluruh tubuh dan atap candi telah hancur tak bersisa. Hanya kaki candi setinggi sekitar 3 m yang masih tegak di tempatnya. Untuk naik ke selasar di atas kaki candi terdapat tangga sempit yang terletak di sisi barat.

Candi ini memiliki banyak keunikan dari segi arsitektur maupun relief, yang menggambarkan cerita Arjuna Wiwaha, Bubhuksah, Gagang Aking, dan Sri Tanjung. Relief Arjuna Wiwaha begitu dominan dengan berbagai bingkai, tetapi di beberapa tempat itu terganggu oleh Sri Tanjung Bubuksha dan cerita yang muncul di sudut pada panel vertikal. Panel yang dianggap bagian dari awal cerita sampai diidentifikasikan 1939.

Sedangkan pada keempat sudutnya terdapat relief raksasa Gana duduk jongkok dengan tangan menyunggi ke atas seakan mendukung Prasawyapatha. Di bagian kaki terdapat relief binatang dan cerita tantri. Relief itu berupa lembu dan buaya, burung dengan yuyu, singan dengan petani, dan lainnya.

Kemudian di masing-masing sisi terdapat tiga panil (penyekat ruang terbuat dari papan tipis, red) relief. Sebuah panil besar diapit dua panil kecil. Semuanya menghadap barat daya dengan berelief cerita Arjuna Wiwaha. Sementara itu pada sisi bagian tubuh candi, karena berlatar agama Hindu maka terdapat hiasan berupa tonjolan-tonjolan bunga teratai (Padma)

Advertisements

Posted on 23/08/2011, in Fitur Artefak and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: