weak

Begitu banyak rasa berkecamuk dalam diri, semuanya menjadi satu dalam benak. Imajiku melayang menembus semua ruang dan celah dalam pikiran. tatapanku kosong menatap tanpa arah. Semua itu kunikmati dengan sadarku.
aku ingin keluar dari semua ini” kalimat itu selalu terngiang-ngiang dalam diri. tetapi itu tak cukup kuat untuk melawan. Jiwa ini masih terlena dalam sebuah pencarian. Diri ini telah terjejali dengan semua itu, hingga tak kuasa diri ini untuk melawannya.
Entah bagaimana semua itu bisa terjadi dalam perjalanan hidup. “apakah ini adalah sebuah pilihan-pilihan kehidupan yang memang harus ada dalam kehidupan ?”
Aku mencoba bangkit dengan mencoba menikmatinya sambil menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Aku sadar hitungan masa sudah mencapai seperempat perjalanan. Dan itu semua terasa cepat hingga rasa, raga, harapan dan kenyataan itu seakan baru dimulai. Semuanya hilang tercecer dalam rimba belantara asa. Hingga sulit rasanya tuk menemukanya kembali.
Aku terhempas pada sebuah ketidakberdayaan yang membuatku tak kuasa menyelaminya. Perih rasanya…………
Tetapi walaupun menyisakan ngilu yang menghujam hebat di dada. Aku akan tetap tegar menggapainya meski dengan sisa tenaga yang ada hingga nafas ini tak lagi berhembus. 

Advertisements

Posted on 01/06/2010, in Sebuah Cerita and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: